Hari Bhayangkara Ke 78, Masyarakat Antusias Ikuti Bakti Kesehatan Khitanan Massal Rumkit Bhayangkara

oleh
oleh

PALANGKA RAYA – Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya Polda Kalteng melaksanakan kegiatan Bakti Kesehatan Khitanan Massal gratis dalam rangka Hari Bhayangkara ke-78 Tahun 2024.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 25 Juni hingga 26 Juni 2024 tersebut pelaksanaan dibagi menjadi dua gelombang dengan diikuti 100 peserta.

Kegiatan ini disambut baik oleh masyarakat Kota Palangka Raya, para orang tua antusias membawa anaknya untuk mengikuti kegiatan khitanan massal gratis, diharapkan kegiatan ini dapat membawa banyak manfaat bagi masyarakat.

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya Kompol dr. Anton Sudarto mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto mengatakan, Polri sebagai bagian dari masyarakat, turut berkontribusi dalam menangani masalah kesehatan salah satunya melalui Bakti Kesehatan Khitanan Massal.

“Kegiatan bakti sosial kesehatan ini, merupakan wujud kecintaan dan kepedulian Polri terhadap masyarakat kalangan ekonomi lemah,” ujarnya.

Lanjut, Kompol dr. Anton juga menambahkan bahwa selain melaksanakan bakti kesehatan khitanan massal, Polda Kalteng juga melaksanakan bakti kesehatan operasi bibir sumbing – celah lelangi, operasi katarak dan donor darah.

“Besok merupakan puncak Bakti Kesehatan Polda Kalteng yang diselenggarakan secara serentak dalam rangka Hari Bhayangkara ke 78. Bakti Kesehatan yang diberikan kepada masyarakat meliputi pengobatan umum, pemeriksaan gigi, dokter spesialistik, laboratorium sederhana, skrining stunting, pemeriksaan ibu hamil, pelayanan KB dan edukasi gizi serta pemberian makanan tambahan,” tutur Karumkit.

Sementara itu dalam kegiatan bakti kesehatan Polri ini, Karumkit Bhayangkara Kompol dr. Anton Sudarto berharap melalui momen peringatan Hari Bhayangkara dapat menjalin silaturahmi guna menunjukkan bahwa Polri semakin humanis karena ikut peduli dan membantu masyarakat khususnya bagi masyarakat kurang mampu di bidang kesehatan. (Har/sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *