Muara Teweh – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, bersama Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Tengah melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan program revitalisasi sekolah di SDN 7 Lanjas dan TK Ceria. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa setiap bantuan pendidikan yang dialokasikan benar-benar tepat guna dan berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pembelajaran.
Dalam Monev tersebut, Bupati menekankan pentingnya akurasi data kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan. Menurutnya, pendataan yang tepat sasaran adalah kunci keberhasilan program revitalisasi. “Kami meminta pendataan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan dilakukan secara tepat sasaran agar berdampak langsung terhadap mutu pembelajaran,” ujar Shalahuddin.
Kepala BPMP Kalteng turut mendampingi peninjauan ini sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjamin mutu pendidikan. Bupati juga menyampaikan apresiasi atas dukungan program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat. Ia berharap kolaborasi ini terus berjalan sehingga setiap sekolah di Barito Utara dapat memenuhi standar pelayanan pendidikan yang berkualitas.
Selain sektor pendidikan, Pemkab Barito Utara menegaskan komitmennya untuk mendorong pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan, dan air bersih. Namun, dalam konteks revitalisasi sekolah, fokus utama adalah memastikan tata kelola bantuan berjalan transparan dan akuntabel. Dengan pendekatan berbasis data yang akurat, program revitalisasi diharapkan tidak sekadar memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar secara berkelanjutan. (Adv/pit)