Gelar Bukan Sekadar Kebanggaan, 85 Lulusan Politeknik Muara Teweh Ditantang Bangun Daerah

Muara Teweh – Sebanyak 85 mahasiswa Politeknik Muara Teweh resmi menyandang gelar akademik pada Wisuda Ke-XII Tahun Akademik 2025–2026, Rabu (21/10/2026). Namun, euforia kelulusan kali ini dibarengi dengan pesan mendalam dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara: gelar adalah amanah, bukan sekadar simbol kebanggaan.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST., MT., dalam amanatnya menekankan bahwa kampus telah membekali para lulusan dengan ilmu dan keterampilan. Kini, saatnya bagi para generasi muda tersebut untuk terjun ke tengah masyarakat, menciptakan peluang kerja, dan menjawab tantangan zaman.
“Bawalah ilmu dengan kerendahan hati, keterampilan dengan rasa tanggung jawab, serta cita-cita dengan kerja keras. Ingatlah gelar akademik bukan hanya sekadar kebanggaan, tetapi pengabdian, integritas dan kerja nyata adalah hal yang menentukan nilai saudara di tengah masyarakat,” tegas Bupati.
Kepala daerah ini menaruh harapan besar agar para lulusan tidak hanya berhenti pada pencapaian akademis. Lebih dari itu, mereka didorong untuk terus mengasah kompetensi, menjaga integritas, dan memiliki semangat pantang menyerah.
Bupati menargetkan para lulusan Politeknik Muara Teweh dapat menjadi motor penggerak pembangunan. Sinergi antara ilmu yang mumpuni dan semangat pengabdian diyakini mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat serta merealisasikan visi Barito Utara yang Maju, Sejahtera, Mandiri, dan Berdaya Saing.
“Jadilah generasi yang mampu menciptakan peluang dan mengambil peran dalam pembangunan daerah. Selamat melangkah ke tahap kehidupan berikutnya,” tutup Bupati memberikan motivasi kepada para wisudawan dan wisudawati.




Tinggalkan Balasan